"Always, Nung", begitu katamu.
Duh, sudahlah. Berhenti gunakan kata itu. Karena cepat atau lambat, kau mengubah 'always' itu menjadi 'ever'.
Kau selalu menepati janjimu, sebelum akhirnya kau ingkari.
Jadi, bisakah kaliamat 'kau pernah menepati janji' kutujakan padamu?
Lalu, bolehkah pertanyaan 'kenapa kau mengingkari?' kuajukan padamu?
Berhentilah berjanji seperti itu.
Btw, terima kasih untuk doa yang sempat kau sampaikan:) Sukses untuk cita-citamu!
Kau telah mengambil rindu yang sempat kau titipkan.
Agar aku tak merindu lagi, kan?
Duh, sudahlah. Berhenti gunakan kata itu. Karena cepat atau lambat, kau mengubah 'always' itu menjadi 'ever'.
Kau selalu menepati janjimu, sebelum akhirnya kau ingkari.
Jadi, bisakah kaliamat 'kau pernah menepati janji' kutujakan padamu?
Lalu, bolehkah pertanyaan 'kenapa kau mengingkari?' kuajukan padamu?
Berhentilah berjanji seperti itu.
Btw, terima kasih untuk doa yang sempat kau sampaikan:) Sukses untuk cita-citamu!
Kau telah mengambil rindu yang sempat kau titipkan.
Agar aku tak merindu lagi, kan?
0 komentar:
Post a Comment