it's time to say goodbye, baby.

{ Saturday, May 3, 2014 }

Bersama sebab-sebab yang memaksa untuk tak lagi disini. Maksudku, hilang.

Betapa hebatnya kehidupan. Betapa mampunya kehidupan mengajarkan banyak hal pada siapapun yang hidup bersamanya. Tantangannya sederhana; jika kita mampu bertahan hidup, pada saat itulah kehidupan memberi kita warna yang berbeda. Kehidupan selalu menguji seberapa kuatnya kita melewati setiap prosesnya dan bersyukur pada setiap detiknya.
Pernahkah kau berpikir bahwa hidup ini terlalu berat tapi nyatanya kau mampu melewatkannya? Itu artinya, kau baru saja menyelesaikan ujian kehidupan. Bahkan pada titik terberat pun, kau mampu melewatinya, jika kau punya modal yang kuat. Ya, butuh kekuatan besar memang.

Seringkali kehidupan membuat kita belajar pada apa yang datang, tinggal, hingga akhirnya pergi. Itu sebuah siklus yang begitu rumit, bukan begitu? Bagaimana tidak, baru sekali kau merasakan apa yang ada, pada kali itu pula kau tak dapat lagi merasakannya. Rupanya, banyak orang yang menyebutnya kehilangan.

Saya yakin, kehilangan adalah perasaan yang mungkin akan membuat kau tak nyaman melakukan apapun. Karena kau akan terbawa pada ingatan-ingatan yang sama sekali tak kau harapkan. Itu hal wajar. Nah, permasalahannya adalah; seberapa lama kau ada dalam ingatan-ingatan tersebut.

Menurutmu, menyakitkankah kehilangan?
Biarkan saya menjawab iya. Sudahlah, sekali lagi biarkan saya tak membahasnya terlalu jauh. Tak usah tanya kenapa. Dan tak usah pula menduga-duga:p Harus kau tahu, saya samasekali tak menyimpulkan bahwa ini adalah apa, siapa, kenapa, maupun bagaimana. Ini hanya tulisan tentang sesederhananya kau merasa kehilangan.

Asli, ini adalah tema yang membuat saya berpikir lama untuk melanjutkan apa yang akan saya tulis, ik-___________-v

Mari dilanjutkan.
Saya berani berkata bahwa kehilangan membuat kita benar-benar belajar mengikhlaskan. Belajar menerima hukum alam bahwa tak ada yang kekal di dunia ini. Jika setuju, ikhlaskan apa dan siapa yang membuat kau merasa kehilangan;)
Sebenarnya, ketika manusia memutuskan suatu hal, berarti sudah menjadi kewajibanlah untuk menerima resiko. Apapun itu. Begitu pula ketika manusia menciptakan suatu zona, sudah sewajarnya ia siap kehilangan zona itu.

Untuk tiap zona yang pernah ada, luar biasa.
Hati-hati pada zona yang mengantarmu pada kehilangan.

1 komentar:

Unknown said...

Saya menemukan beberapa rangka yang sama pada tulisan kita di tema kali ini nung! *excited sekalika ini* haha but, kereeeeeeen!! what a beautiful goodbye-story :p

Post a Comment